Author name: Tim Edukator

Artikel, Investasi, Saham

Yuk Cek Libur Perdagangan Bursa Efek Indonesia Selama Lebaran 2025

Lebaran 2025 sebentar lagi datang. Selama libur Lebaran,  perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pun akan libur panjang. Puasa Ramadhan dan Lebaran 2025 kali ini bertepatan pada Maret dan awal April. Tercatat ada beberapa hari libur bursa selama bulan Ramadhan hingga momen Lebaran 2025.    BEI : Ada Tanggal Merah & Cuti Bersama Lebaran 2025, Berikut Jadwal Libur Pasar Saham BEI PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pun telah mengumumkan jadwal libur selama momentum Idulfitri 2025.  Menurut pengumuman yang dirilis, perdagangan saham akan terhenti selama kurang lebih sepekan. Hari libur bursa saham di BEI ini mengikuti cuti bersama yang ditetapkan pemerintah pada tanggal 2,3, 4 dan 7 April. Totalnya, perdagangan efek akan libur selama 8 hari berturut-turut mulai 31 Maret 2025 – 7 Maret 2025. Nantinya, perdagangan bursa efek akan dibuka kembali pada Selasa, 8 April 2025. Berikut rincian libur BEI : Senin, 31 Maret 2025 : Idul Fitri 1446 Hijriah Selasa, 1 April 2025 : Idul Fitri 1446 Hijriah Rabu, 2 April 2025 : Cuti Bersama Idul Fitri 1446 Hijriah Kamis, 3 April 2025 : Cuti Bersama Idul Fitri 1446 Hijriah Jumat, 4 April 2025 : Cuti Bersama Idul Fitri 1446 Hijriah Sabtu, 5 April 2025 : Libur Bersama Minggu , 6 April 2025 : Libur Bersama Senin, 7 April 2025 : Cuti Bersama Idul Fitri 1446 Hijriah   Dengan adanya libur selama 8 hari itu, dapat dipastikan hari bursa selama bulan Maret hanya 19 hari. Kemudian hari bursa pada bulan April 2025 sebanyak 16 hari. Baca Juga : https://investhink.id/incar-dana-805-miliar-perusahaan-farmasi-medela-potentia-mdla-siap-ipo/  

Artikel, Investasi, Saham

Investor Misterius Djoni Terungkap, ternyata pengusaha asal jambi

Nama Djoni akhir-akhir ini jadi soroton di pasar saham Indonesia. Lantaran namanya muncul jadi pemegang saham jumbo disaham – saham yang sedang trending naik tinggi. Investor Misterius Djoni Terungkap, Pengusaha Jambi yang Gemar Berburu Saham. (Foto: Instagram Djoni) Investor misterius bernama Djoni kali ini mendadak muncul sebagai pemegang saham PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN), berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terbaru. Tidak sembarang pemegang saham yang namanya bisa muncul dalam data KSEI. Hanya pemegang saham dengan kepemilikan minimal 5% yang namanya bisa masuk dalam daftar ini. baca Juga : https://investhink.id/mengenal-ray-dalio-penasehat-danantara-pilihan-prabowo/ Sebenarnya Djoni bukanlah figur anonim di dunia investasi. Ia adalah seorang pengusaha asal Jambi yang cukup aktif di media sosialnya. Namun sejak kapan Djoni mulai mengumpulkan saham MINA, tak disebutkan. Identitas mengenai dirinya pun minim. Ia hanya mengaku tinggal di Jambi. “Pembelian 350 juta saham (5,33%). Untuk investasi,” ungkap Djoni dalam laporan kepemilikannya atas saham MINA dikutip Jumat (7/3/2025). Namun akhir – akhir ini Di Instagram, pria paruh baya ini dikenal dengan nama Joni NGK. Ia belakangan rajin membalas pertanyaan warganet seputar investasinya di berbagai emiten. Menanggapi pertanyaan netizen soal saham MENN, Djoni memberikan penjelasan panjang lebar. Ia menyoroti rendahnya rasio utang terhadap ekuitas (DER) perusahaan yang hanya 0,04 atau sekitar Rp2 miliar, sementara kapitalisasi pasarnya hanya Rp40 miliar. “Logika cangkangnya ini dinilai berapa, silakan tanya analis masing-masing saja,” katanya.  

Artikel, Investasi, Saham

Incar dana 805 miliar, Perusahaan Farmasi Medela Potentia ( MDLA ) siap IPO

Perusahaan induk bidang distribusi produk farmasi dan alat kesehatan PT Medela Potentia berencana untuk melakukan pencatatan saham perdana alias initial public offering (IPO) dengan penawaran maksimal mencapai Rp805 miliar. Medela Potentia (MDLA). Ist Presiden Direktur Medela Potentia Krestijanto Pandji dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, menjelaskan dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk mendukung rencana strategis dalam inovasi dan ekspansi secara global. Ia menyebut perseroan mengambil langkah ini untuk memperkuat posisi sebagai salah satu pemimpin dalam industri pelayanan kesehatan berkualitas tinggi di Indonesia maupun regional Asia Tenggara. “Kami berkomitmen untuk berinvestasi dalam teknologi, infrastruktur, dan inovasi produk untuk mendukung kebutuhan layanan kesehatan Indonesia yang terus berkembang,” ujar Krestijanto. Ia melanjutkan komitmen ini sejalan dengan visi perseroan menjadi grup layanan kesehatan global terpercaya, serta memberikan nilai signifikan kepada pelanggan dan mitra bisnis. Baca Juga : https://investhink.id/tok-bbca-putuskan-pembagian-dividen-final-rp-250-per-saham/  Masa penawaran awal alias bookbuilding berlangsung pada 11-17 Maret 2025. Dengan penawaran umum diperkirakan tanggal 27 Maret-11 April 2025. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 April. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Indo Premier Sekuritas dan Mandiri Sekuritas. Pemegang saham Medela Potentia saat ini terdiri dari Hetty Soetikno menggenggam 88% saham dan PT Ekon Prima sejumlah 12% saham. Pemegang saham pengendali atas perseroan adalah Hetty Soetikno. Dana IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan di antaranya  sekitar 86,4% akan disalurkan kepada PT Anugrah Argon Medica (AAM) – anak usaha perseroan – dalam bentuk pinjaman sebesar 70,6% dan setoran modal sebesar 29,4%.

Artikel, Investasi, Saham

Mengenal  George Soros sang maestro Investasi risiko tinggi

Nama George Soros mungkin tidak sepopuler Warren buffett. Namun, Soros merupakan salah satu investor paling sukses dalam sejarah. George Soros adalah seorang miliarder pemilik perusahaan investasi dan hedge fund. Dia merupakan pendiri dan pemimpin perusahaan investasi Soros Fund Management LLC. Tak hanya itu, Soros juga punya perusahaan hedge fund, Quantum Fund, yang pernah menghasilkan return tahunan 35 persen selama 25 tahun George Soros/www.georgesoros.com   Melalui kehebatannya dalam bidang finansial, banyak hal yang dapat dipetik dari kisah George Soros untuk diaplikasikan dalam berinvestasi. Berikut tips investasi ala George Soros Pertama, menemukan jenis investasi yang cocok buat kamu. Soros menyarankan kamu untuk menemukan instrumen yang tepat bagi kamu sesuai dengan profil risiko dan keahlian. Misalnya, kamu ingin berinvestasi tapi ingin cari yang aman. Ditambah lagi, kamu lebih mahir di investasi jangka panjang ketimbang jangka pendek. Maka, emas bisa Sobat Treasury pilih untuk menjadi instrumen investasi. Kedua, tidak terpaku dengan kehidupan saat ini. Pria kelahiran Hungaria ini pernah berada di kondisi bahaya. Kemudian, Soros berani maju dari kehidupannya kala itu. Ketika berusia 17 tahun, dia pergi ke London, Inggris, untuk mempelajari banyak hal hingga menjadi seorang spekulan. Karena berani mengambil keputusan, Soros bisa mengubah kehidupannya. Baca Juga : https://investhink.id/bikin-pasar-saham-naik-turun-apa-sebenarnya-perang-dagang-itu/ Ketiga, mengendalikan emosi. Soros mengingatkan investor akan pentingnya mengendalikan emosi. Menurut dia, perasaan berlebihan seperti takut, senang, atau serakah bisa memberikan masalah ketika berinvestasi.  Keempat, Berani mengambil risiko tinggi. Jika Anda akan bertaruh besar, sebaiknya bersiap untuk kalah besar. Meskipun jarang, Soros memiliki beberapa kerugian besar. Pada 1987, dia kehilangan US$300 juta dengan salah menilai bahwa pasar akan terus naik. Bukan hanya Itu, dia sempat rugi US$2 miliar selama krisis utang Rusia. Mengingat semua kerugiannya, George Soros memiliki lebih banyak keuntungan. Pelajaran yang harus diambil adalah jika Anda akan berinvestasi besar, sebaiknya bersiap menghadapi kekalahan yang besar juga. Jika belum siap, lebih baik jangan. Menurut The Motley Fool, jenis perdagangan yang dilakukan Soros bukan untuk investor yang lemah. Pelajaran yang dapat diambil dari kehidupan soros adalah jangan terpaku dengan kehidupan Anda saat ini. Kehidupan Anda tidak akan berubah jika Anda tidak mengambil tindakan.  

Artikel, Investasi, Saham

Tok, BBCA Putuskan Pembagian Dividen Final Rp 250 per Saham

Rapat Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyetujui pembagian dividen final untuk Tahun Buku 2024 sebesar Rp250 per saham. Berdasarkan hasil RUPST BBCA yang digelar di Jakarta, Rabu (12/3), para pemegang saham telah menyetujui rencana perseroan yang terkait dengan pembagian dividen final sebesar Rp250 per saham atau setara dengan Rp30,8 triliun.   Ilustrasi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA.  Adapun total dividen tunai BBCA tahun buku 2024 sebesar Rp 36,9 triliun atau Rp 300/saham. Jumlah tersebut terdiri dari Rp 6,1 triliun atau Rp 50/saham sebagai dividen interim yang telah dibayarkan pada 11 Desember 2024. Sisanya Rp 30,8 triliun atau Rp 250 per saham dibagikan sebagai dividen final BBCA. Saham BBCA sendiri diparkir menguat 1,68% ke Rp 9.075 per akhir sesi I perdagangan hari ini. Dengan asumsi harga itu, maka potensi yield dividen final BBCA sekitar 2,75%. Secara rasio, besaran dividen yang dibagikan oleh BCA dari kinerjanya sepanjang tahun 2024 setara dengan 67,4% dari total laba mereka. Di mana, laba BCA pada 2024 senilai Rp 54,8 triliun. Baca Juga : https://investhink.id/mengenal-ray-dalio-penasehat-danantara-pilihan-prabowo/ Menariknya, meskipun tahun 2024 laba bersih BBCA tumbuh 12,7%, namun rasio dividen yang mereka bagikan menurun. Di mana, pada tahun lalu, rasio dividen yang dibagikan setara dengan 68,4% dari total laba.

Artikel, Cryptocurrency, Investasi, Saham

Bikin pasar saham naik turun, apa sebenarnya perang dagang itu ?

Respons Perang Dagang Trump, Ontario Naikan Harga Ekspor Listrik ke Amerika Serikat ( Image VOA ) Beberapa minggu belakangan ini ekonomi dunia sedang mengalami transisi kebijakan presiden terpilih AS Donald Trump. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menabuh genderang perang dagang dengan mengenakan tarif tinggi pada sejumlah produk impor dengan dalih untuk melindungi produk dalam negeri. Negara yang pertama kali ‘dipukul’ Trump adalah Kanada, Meksiko dan China. Belakangan, Trump menunda penerapan tarif baru ke Kanada dan Meksiko menjadi 2 April 2025. Langkah penundaan yang mendadak itu terjadi usai pasar global bergejolak gara-gara kebijakan proteksionis AS. Pasar merespons negatif kebijakan Trump. Baca Juga : https://investhink.id/mengenal-ray-dalio-penasehat-danantara-pilihan-prabowo/ Sebenarnya apa itu perang dagang ?  Perang merujuk pada terjadinya permusuhan ataupun ketegangan antar kedua belah pihak. Perang ini tidak melulu harus menggunakan senjata, perang juga bisa terjadi dalam upaya mempertahankan dan menjaga stabilitas ekonomi di suatu negara. Untuk itu, perang dagang adalah suatu ketegangan ekonomi yang terjadi antar dua negara yang sebelumnya sudah saling bekerjasama dan terikat dalam hubungan dagang. Dalam kamus ekonomi dijelaskan bahwa perang dagang adalah suatu konflik ekonomi yang dilakukan dengan memberlakukan kebijakan pembatasan impor pada dua negara yang terlibat. Pembatasan impor ini mencakup meningkatkan harga bea masuk barang, melarang barang tertentu untuk dapat diimpor, membuat standar barang yang masuk menjadi sangat tinggi, barang yang sudah masuk harus dilakukan pengujian ulang serta memperoleh sertifikasi tambahan, dan masih banyak lagi. Tujuan dari dilakukannya perang dagang adalah demi merugikan perdagangan negara yang satu dengan yang lainnya. Nah, pernyataan Presiden Donald Trump beberapa tahun lalu terkait eskalasi bea masuk tarif impor untuk berbagai produk dari China, khususnya aluminium dan baja ini memicu adanya perang dagang dengan negara China. Kenapa begitu? Karena AS adalah pasar produk baja dan alumunium terbesar dari China. Sederhananya, China adalah supplier baja di pasar AS. China pun memberikan reaksi yang sama, negara tersebut meningkatkan bea masuk tarif impor untuk berbagai produk AS, khususnya kedelai, minuman anggur, dan juga buah. Untuk AS, China adalah pasar yang paling besar, sehingga AS menjadi negara pemasok paling besar bagi produk-produk tersebut di China. Tentu hal ini memicu stabilitas perekonomian antar negara dan kongsi dagang lainnya yang hal ini akan berimbas ke berbagai sektor pasar yang ada.   

Artikel, Investasi, Saham

Mengenal Ray Dalio, penasehat Danantara pilihan Prabowo

Nama Ray Dalio akhir-akhir ini menjadi sorotan publik. Hal ini dikarenakan milarder dan investor kawakan asal Amerika Serikat (AS) itu yang dipanggil Presiden Prabowo Subianto untuk bertemu para raksasa bisnis RI ke Istana Merdeka Jakarta pada pada Jumat (7/3/2025). Ray Dalio dan Prabowo di istana Merdeka Jakarta Taipan berharta Rp228 triliun itu mengenakan baju batik cokelat dalam momen pertemuan ini tersebut. Prabowo menganggap Ray Dalio merupakan teman baiknya dan berharap bisa menjadi teman baik bagi Indonesia. Terlebih, Ray Dalio memiliki pengalaman yang luas di bidang ekonomi di kawasan Asia, di Timur Tengah dan di dunia. “Kami sangat beruntung dengan anda hadir di sini sebagai seorang sahabat, dan kami selalu ingin Anda untuk bisa berinteraksi dengan anda,” ujar Prabowo. Lantas siapakah sebenarnya Ray Dalio ? Mengutip berbagai sumber, Ray Dalio lahir pada 8 Agustus 1949 di New York. Ayahnya seorang musisi jazz bernama Marino Dallolio. Sementara ibunya, Ann Dallolio, adalah seorang ibu rumah tangga. Baca Juga : https://investhink.id/mine-patok-harga-ipo-216-per-saham-apakah-menarik/ Pada usia 12 tahun, dia menjadi caddy (pramugolf) yang membawakan tas peralatan permain golf di The Links Golf Club. Pekerjaan inilah yang membuka jalannya menuju kesuksesan. Pasalnya, ia pernah menjadi caddy bagi George Leib dan Donald Stott, dua pria yang memiliki koneksi dengan Wall Street. Dari keduanya, Ray Dalio remaja belajar soal investasi dan bagaimana cara membangun koneksi. Setelah yakin memiliki ilmu berinvestasi, ia kemudian menyisihkan penghasilannyaselama menjadi caddy US$300 untuk membeli saham Northeast Airlines. Beruntung, harga saham yang dibelinya meningkat tiga kali lipat. Ray Dalio kemudian melanjutkan kuliah dengan mengambil jurusan keuangan dan lulus pada 1971. Setelah itu, ia melanjutkan studinya ke Harvard Business Schold dan meraih gelar MBA pada 1973. Sebagai investor yang paham seluk-beluk perekonomian global, Ray Dalio juga menuangkan gagasan dalam buku. Paling populer adalah The Changing World Order: Why Nations Succed and Fail (2021) yang berisi gagasannya soal memprediksi negara bisa berhasil dan gagal. Sesuai namanya, buku tersebut berisi perjalanan negara menuju keberhasilan hingga kegagalan yang bisa memberi pelajaran setiap pemerintah agar tak mengulangi kesalahan serupa. Ray Dalio menyebut suatu negara di seluruh dunia akan mengalami pertumbuhan dan kemunduran dengan mengacu pada perjalanan Inggris, Belanda, dan China. Dia menyebut ada lima siklus, yakni kebangkitan, keemasan, puncak, krisis dan terakhir kolaps.

Artikel, Investasi, Leadership, Saham

Memahami 4 Cashflow Quadrant dari Robert Kiyosaki

Documentasi  Robert Kiyosaki Robert Kiyosaki adalah seorang penulis, pengusaha, dan investor asal Amerika Serikat yang terkenal karena bukunya “Rich Dad Poor Dad”. Dalam buku tersebut, Kiyosaki membandingkan dua tokoh ayah: ayah kandungnya (yang disebut “Poor Dad“) dan ayah dari sahabatnya (yang disebut “Rich Dad“).  Ada satu pengajaran mengenai finansial yang diperkenalkan oleh beliau, yaitu cash flow quadrant. Cashflow quadrant adalah kerangka berpikir dari seorang investor bernama Robert Kiyosaki. Secara singkat, metode ini digunakan untuk menghasilkan pendapatan atau uang. Bagi seorang pebisnis, teori ini perlu dipahami karena memiliki peran penting dalam mencapai kesuksesan finansial bagi siapapun. Baca Juga : https://investhink.id/mengenal-blackrock-aset-manjemen-terbesar-di-dunia/ Apa itu cash Flow Quadrant ?  Cashflow quadrant adalah sebuah konsep yang merujuk pada diagram sumber pendapatan seseorang. Sesuai pemilihan istilahnya, cashflow diagram adalah diagram 4 bagian, masing-masing disebut dengan E (Employee), S (Self Employee Business), B (Big Business), dan I (Investor).  Cashflow quadrant adalah sebuah konsep yang dikemukakan oleh Robert Kiyosaki guna mencapai titik kebebasan finansial. Disebutkan pula bahwa cashflow diagram adalah diagram sumber pendapatan yang sangat berhubungan dengan nilai pribadi setiap orang. Setelah mengetahui apa itu cashflow quadrant, berikut adalah 4 cashflow quadrant yang perlu kamu ketahui.  E ( Employee ) cashflow quadrant E (Employee) menunjukkan yang individu-individu yang bekerja untuk orang lain dan mendapatkan penghasilan dalam bentuk gaji atau upah. Mereka cenderung memiliki keamanan finansial yang relatif stabil, tetapi juga keterbatasan dalam kontrol waktu dan keputusan di tempat kerja. S (Self-Employee Business) terdiri dari individu-individu yang memiliki usaha sendiri atau praktik mandiri. Mereka memiliki kebebasan lebih besar dalam hal waktu dan keputusan, tetapi sering kali harus aktif terlibat dalam operasional bisnis mereka sendiri. B (Big Business) cashflow quadrant adalah sumber penghasilan di mana skala bisnis sudah lebih besar dan setidaknya mampu mempekerjakan kurang lebih 500 karyawan. Pada titik ini, kuadran E (Employee) bisa jadi berada di bawah perusahaan big business dan mendapatkan penghasilan tiap bulan dari perusahaan tersebut.  I (Investor) yang terdiri dari individu-individu yang menginvestasikan uang mereka untuk mendapatkan keuntungan. Mereka bisa berinvestasi di berbagai aset seperti saham, obligasi, properti, atau bisnis, dan mereka mendapatkan pendapatan dari hasil investasi mereka tanpa harus terlibat secara aktif dalam operasional harian. Pentingnya Mengetahui 4 cashflow quadrant adalah sebuah sarana untuk  kita bisa mencapai kebebasan finansial. Dengan memahaminya, kamu dapat memetakan berada pada quadran mana kamu saat ini dan bisa memilih langkah yang tepat apabila ingin meningkatkannya.  

Artikel, Investasi, Saham

MINE patok harga IPO 216 per saham, Apakah menarik ?

Calon emiten PT Sinar Terang Mandiri Tbk. (MINE)  menutup masa penawaran saham IPO pada Kamis 6 Maret 2025.  Kegiatan pertambangan PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE). Emiten dengan kode saham MINE ini akan menawarkan saham baru sebanyak 612.665.300 atau setara 15% dari total kepemilikan saham yang ditempatkan penuh. Perseroan mematok harga Rp 216/saham (di batas atas saat bookbuilding). Sehingga keseluruhan nilai IPO MINE di angka Rp 132,33 miliar. Masa penawaran umum pada 4-6 Maret 2025. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 10 Maret 2025. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Trimegah Sekuritas Indonesia. Baca Juga : https://investhink.id/boy-thohir-its-time-to-buy-apakah-saatnya-serok-saham/ Nantinya dana dari IPO akan digunakan untuk ekspansi bisnis, adapun point dari ekspansi bisnisnya digunakan untuk belanja modal alat berat ini rencana-nya dipakai untuk mendukung produksi di PT Weda Bay Nickel (WBN) dengan rincian sebagai berikut: Image data Prospektus Adapun alokasi pembelian alat-alat berat tersebut tentunya akan menjadi suatu bantuan besar untuk meningkatkan produksi hasil tambang yang nantinya harapannya bisa mendongkrak pendapatan MINE, karena bisnis utamanya adalah 100% dari jasa pertambangan nikel saat ini. Sekitar 11% atau setara Rp14 miliar untuk pembelian aset tetap berupa tanah dan bangunan milik Sinjo Jefry Sumendap yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama dan pemegang saham pengendali perseroan.  Tanah dan bangunan yang berada di Manado itu saat ini digunakan sebagai kantor operasional dan warehouse untuk tempat penyimpanan barang-barang milik perseroan.  Sisanya, dana yang dihimpun akan digunakan untuk modal kerja pengerjaan proyek PT Weday Bay Nickel termasuk, namum tidak terbatas pada, pembelian bahan bakar, pembelian suku cadang alat berat, penyewaan alat berat dan armada penunjang.   

Investasi, Saham

Ada apa dengan GOTO ? JP Morgan menaikan dari over

JP Morgan Securities Indonesia menaikkan rekomendasi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi overweight (OW) dari neutral, Head of Indonesia Research and Strategy JP Morgan Henry Wibowo menyarankan investor untuk mulai mengakumulasi saham GOTO sebelum laporan kinerja tahun penuh 2024 dan paparan manajemen pada 12 Maret 2025. Image GOTO Henry menilai bahwa EBITDA GOTO telah memasuki titik balik menuju wilayah positif, didorong oleh keberhasilan strategi pemulihan dalam dua tahun terakhir yang menyeimbangkan pertumbuhan dan profitabilitas. Selain itu, persaingan di sektor On-Demand Services (ODS) dan e-commerce juga menunjukkan perbaikan, dengan fokus yang lebih besar pada monetisasi. Lebih lanjut, laporan terbaru mengenai potensi merger GOTO dengan Grab di harga Rp 100 per saham berpotensi menjadi katalis positif bagi pergerakan saham dalam jangka menengah. Sejak awal tahun atau year to date (YTD), saham GOTO telah menguat 14%, mengungguli IHSG yang turun 8% dan Grab yang melemah 3%, meskipun masih tertinggal dibandingkan SEA Group yang naik 20%. Baca Juga : https://investhink.id/tembus-rp1709-juta-per-gram-emas-kembali-naik-berkat-trump/ Adapun dari sisi keuanganya, manajemen GOTO mengindikasikan bahwa kuartal IV-2024 akan lebih moderat bagi segmen On-Demand Services (ODS), seiring dengan melemahnya daya beli akibat faktor makroekonomi. Pendapatan ODS diperkirakan tetap tumbuh positif secara kuartalan (QoQ) dalam kisaran satu digit, tetapi lebih lambat dibandingkan kuartal III-2024. Dengan momentum pemulihan kinerja dan potensi merger dengan Grab, JP Morgan melihat ruang bagi saham GOTO untuk terus menguat dalam jangka menengah.

Scroll to Top